Jikalau...

Jikalau biru menjadi abu-abu
Jikalau deru menjadi senyap
Saat itu detik mulai meragu maju
Anak camar pun merapatkan sayap
-
Tak sepatah kata terlantun
Hanya ada derap kaki yang bingung
Dimana aku?
Tuan tak lagi menuntun..
-
Saat itu, dingin memeluk erat
Dentingan detik membunuh sepi
Tapi Tuan tetap diam
Terbujur kaku
-
Jikalau fajar telah menepi
Tinggallah Tuan seorang diri
Dengan jiwanya yang telah mati
Dibunuh sepi


-pesan terakhirku di bulan April
d, 2019-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terima Kasih, Waktu.

Sudah

Note to Self...