Postingan

Menampilkan postingan dari 2024

Terima Kasih, Waktu.

Sebagai pembuka, tidak banyak yang akan saya tuangkan dalam utas ini. - Bagian 1: Waktu berlalu rasanya terlalu cepat. Rasanya telah banyak memori yang telah terukir dalam ruang hampa. Seribu rasa silih berganti, dari perasaan sedih atas kehilangan, rasa sakitnya luka yang mendalam, rasa hampa yang membelenggu, rasa haru yang hangat, rasa cinta yang dingin dan masih banyak 'ke-kacau-an' yang belum tuntas dalam diri ini. Entah, berapa banyak waktu lagi yang masih bisa dinikmati sampai batas akhirnya. Dari sekian banyak rasa yang belum tertata, ada satu perasaan hancur yang sepertinya memang sulit terungkap. Keinginan yang belum tuntas, keragu-raguan yang tidak pernah menemukan pasti. Badai ini tidak pernah hilang rupanya.  - Bagian 2: Perjalanan menuju jenjang dewasa rasanya begitu berat dan tentu lebih sulit. Tentu, naik ke arah 'puncak' butuh usaha, kan? Belajar dari banyak pengalaman, di dunia ini tidak ada satupun manusia yang bisa kita titipkan rasa percaya. Percaya...