Sajak Pagi

Aku masih berjalan, lurus kedepan
Diiringi langkah yang terkikis
Bahagiaku menjadi semu
Senyumku menjadi dusta
Pagiku segelap malam
Inginku kini tak satupun peduli
Tidak ia
Tidak pula engkau
Salam,
dariku yang mulai rapuh langkahnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terima Kasih, Waktu.

Sudah

Note to Self...